Ahad - Sabtu 08.00 - 17.00 || HP/Wa 0813-3450-6424

Benarkah Banyak Keringat Pertanda Sakit Jantung?

Tuesday, May 31st 2016.

Mungkin saja, Bu-Pak, karena keluarnya banyak keringat bisa merupakan gejala penyakit kronis. Tapi, tak usah panik dulu. Bila tak disertai gejala lain, bisa saja itu memang sudah bawaannya sejak bayi.
Sering, kan, kita jumpai anak yang kepala atau telapak tangannya selalu berkeringat. Sampai-sampai si anak mengadu pada orang tuanya dengan kesal karena setiap kali menulis atau memegang sesuatu, telapak tangannya berkeringat. Habis dilap, keringat akan mengucur kembali.
Bahkan, ada anak yang tetap berkeringat meski berada di ruangan ber-AC. Akibatnya, orang tua terpancing dan menduga anaknya masih kepanasan, sehingga AC-nya dibuat lebih dingin dengan harapan anaknya enggak berkeringat lagi. Tapi, ternyata anak tetap berkeringat.
Nah, kebanyakan orang tua lantas menjadi cemas, “Jangan-jangan anak saya terkena penyakit jantung.” Bukankah salah satu gejala penyakit jantung adalah penderita mengeluarkan banyak keringat?
DISERTAI GEJALA LAIN
Memang, seperti diakui Dr. Najib Advani, Sp.AK, MMed. Paed., keluarnya banyak keringat bisa merupakan gejala penyakit kronis, seperti TBC, Malaria, atau gagal jantung. “Tapi jangan dibalik, lo. Bukan banyak keringat yang mengakibatkan penyakit jantung, misalnya,” tukas spesialis anak Konsultan Ahli Jantung Anak Bagian Kesehatan Anak FKUI-RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta ini.
Keluarnya banyak keringat juga bisa ditemukan pada anak yang memang punya kecenderungan untuk alergi (atopi). Selain itu, tumor pada kelenjar adrenalin juga bisa menyebabkan banyaknya keringat yang keluar. “Tapi ini biasanya disertai dengan gelisah dan tekanan darah tinggi,” tutur Najib. Anak dengan obesitas juga sering banyak mengeluarkan keringat, “karena lapisan lemaknya tebal, sehingga ia merasa panas terus,” lanjutnya.
Penghentian pemakaian obat-obat tertentu, seperti obat penenang, juga bisa membuat anak berkeringat. “Kalau pemberian obat dihentikan, anak jadi gelisah. Akibatnya, keringat bercucuran.” Kondisi lain, karena hipoglikemi (kadar gula darah dalam tubuh menurun), kondisi hipertiroid (kelebihan hormon tiroid), kekurangan vitamin B6, atau karena intoksikasi (keracunan) salisilat. “Salisilat adalah salah satu obat penurun panas. Jika dosis yang diberikan berlebih akan membuat anak banyak berkeringat.”
Dengan demikian, kita patut curiga bila si kecil mengeluarkan banyak keringat disertai gejala-gejala lain, atau sebelumnya tak pernah berkeringat dan tiba-tiba di usia 2 tahun ia mengeluarkan banyak keringat dibarengi gejala-gejala lain.
Misalnya, anak banyak berkeringat dibarengi sesak napas, mungkin merupakan penyakit jantung. Atau, bayi yang enggak kuat menyusu; saat menyusu sebentar-sebentar berhenti dan berkeringat. “Kita harus curiga dan segera membawanya ke dokter untuk evaluasi lebih lanjut,” tukas Najib.
KONDISI YANG NORMAL
Jadi, Bu-Pak, jangan keburu cemas dulu, apalagi sampai panik bila si kecil mengeluarkan banyak keringat. Kalau memang tak ada gejala lain yang menyertainya, berarti banyaknya keringat yang dikeluarkan merupakan kondisi normal yang sering dijumpai pada anak. Terlebih lagi, kata Najib, pada kebanyakan kasus, banyaknya keringat yang keluar bukan lantaran penyakit atau kelainan tertentu. “Bisa saja memang bawaan anak begitu, sejak bayi memang sudah banyak atau gampang berkeringat.”
Ada beberapa kondisi yang bisa membuat anak banyak berkeringat. Diantaranya, emosi. Misalnya, stres. “Ini bisa menyebabkan keringat yang keluar bertambah.” terang Najib. Kondisi lain, mungkin pakaian yang dikenakannya terlalu tebal. Apalagi bila gerakan-gerakan fisiknya juga bisa membuat ia gampang berkeringat. “Anak yang sedang demam atau baru sembuh dari demam pun akan mudah berkeringat,” tambah Najib.
Disamping itu, suhu lingkungan yang tinggi. Bukankah jika suhu lingkungan tinggi, maka suhu tubuh pun akan terpengaruh? Sehingga, secara mekanisme alamiah, keluarlah keringat. Jadi, normal, kan? Justru dengan keluarnya keringat, suhu tubuh akan turun. Badan pun jadi dingin karena keringat yang keluar akan menguap dan mengambil panas dari kulit.
Oh ya, spicy food atau makanan yang berbumbu, seperti lada atau cabe, juga akan semakin merangsang pengeluaran keringat. Enggak usah pada anak, kita saja yang dewasa jika mengkonsumsi makanan dengan kandungan lada atau cabe juga akan berkeringat lebih banyak dari biasanya. Iya, kan?
KURANGI FAKTOR PENCETUSNYA
Nah, sekarang udah lebih tenang, kan, Bu-Pak? Saran nih bunda, Ibu-Bapak tak perlu berprasangka yang bukan-bukan selama si kecil pertumbuhannya bagus dan enggak ada gejala-gejala lain yang menyertainya. Apalagi biasanya, semakin besar anak, kondisi ini juga akan semakin menghilang, kok.
Memang ada obat-obatan yang bisa mengurangi pengeluaran keringat untuk sementara waktu. “Tapi, begitu pemakaian obat dihentikan, anak akan kembali berkeringat. Jadi, kita memang enggak anjurkan. Masalahnya, sampai kapan kita harus memberinya obat,” tutur Najib.
Yang perlu diperhatikan justru mengurangi faktor-faktor pencetus banyaknya pengeluaran keringat. Misalnya, kalau sudah tahu si anak lebih mudah berkeringat, ya, jangan memakaikan baju tebal-tebal di siang hari bolong. Apalagi saat anaknya sedang beraktivitas di luar rumah. “Sebaiknya gunakan bahan yang menyerap keringat.” Kemudian, hindari makanan pencetus, seperti yang mengandung lada dan cabe.
Pada anak obesitas, dianjurkan untuk mengurangi berat badan atau paling tidak pertambahan berat badannya dikurangi. Misalnya, diet; banyak makan sayur dan buah-buahan, hindari makanan yang berlemak dan berkabohidrat tinggi.
Pasti, deh, sekarang Bapak-Ibu sudah enggak khawatir lagi. Iya, kan?

 

Sumber: Artikel Menarik

Artikel Terkait:

Produk terbaru

Rp 85.000
Order Sekarang » SMS : 0813-3450-6424
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangSelimut Anak Bayi Double Fleece Motif
Harga Rp 85.000
Lihat Detail
Rp 40.000
Order Sekarang » SMS : 0813-3450-6424
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTraining Pants Anak
Harga Rp 40.000
Lihat Detail
Rp 145.000
Order Sekarang » SMS : 0813-3450-6424
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangAlas Stroller Bayi MyBeeBaby Katun Premium
Harga Rp 145.000
Lihat Detail
Rp 190.000
Order Sekarang » SMS : 0813-3450-6424
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBak Mandi Bayi Intime YT226A
Harga Rp 190.000
Lihat Detail
Rp 20.500
Order Sekarang » SMS : 0813-3450-6424
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBotol Dot Susu Bayi PP Pahe Dodo Besar
Harga Rp 20.500
Lihat Detail
Rp 18.900
Order Sekarang » SMS : 0813-3450-6424
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBotol Dot Susu Bayi PP Pahe Dodo Tanggung
Harga Rp 18.900
Lihat Detail
Rp 17.400
Order Sekarang » SMS : 0813-3450-6424
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBotol Dot Susu Bayi PP Pahe Dodo Kecil
Harga Rp 17.400
Lihat Detail
Rp 38.000
Order Sekarang » SMS : 0813-3450-6424
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangRing Donat Bebek 9 Susun
Harga Rp 38.000
Lihat Detail

Informasi

Mainan adalah barang yang tanpa ada garansi dari pabrik, kami selalu mengecek kelengkapan dan test semua fungsi sebelum barang dikirim.
Semua mainan tiupan, pelampung dan kolam,barang tidak dites dan tidak ada garansi kebocoran. kami sarankan utk beli lem utk mengatasi kebocoran.

Rekening Bank

0885556634 Beti Bistiorini
1410011479581 Beti Bistiorini
0219739261 Beti Bistiorini
058301010645509 Beti Bistiorini