Senin - Sabtu 08.00 - 16.30 || Minggu 09.00 - 16.00 || HP/Wa 0815-1483-2773

Jangan Biarkan Anak Bermain Sendirian

Friday, June 23rd 2017.

Saat usia masih kanak-kanak, saya sudah biasa tinggal di rumah sendirian. Bapak Ibu sejak pagi sudah pergi ke pasar. Mencari uang. Membiayai hidup kami berlima; bapak, ibu, dua kakak, dan saya. Namun kedua kakak saya tinggal di rumah simbah. Jadi, kami hanya bertiga di rumah.

jangan-biarkan-anak-bermain-sendirian

Karena itu saya terbiasa berangkat sekolah sendirian, sejak taman kanak-kanak. Saya ingat bahwa saya selalu merasa takut saat berangkat dan pulang sekolah. Karena saya mesti melewati jalan dengan pohon-pohon bambu yang lebat di pinggirnya. Konon kabarnya pohon bambu adalah tempat tinggal favorit genderuwo.

Jalan itu panjangnya cuma sekitar 50 meter. Kedua ujungnya merupakan pertigaan. Yang kanan kirinya sudah ada rumah penduduk. Namun di sepanjang jalan itu hanya sepi. Penuh pohon-pohon bambu yang besar-besar dan rimbun.

Saat lewat di jalan itu saya selalu berlari. Saking takutnya. Saat sampai di pertigaan baru terasa tenang. Aman. Banyak orang, pikir saya.

Bapak dan Ibu pulang ke rumah saat matahari sudah benar-benar tenggelam. Maka saat pulang saya sendirian di rumah. Tak ada teman.

Teman-teman seusia saya rata-rata tinggal di pojok kampung. Terlalu jauh jaraknya dari rumah.

Karena itu kenangan bermain bersama orang tua hampir tidak ada. Masa kecil saya adalah bersama tumpukan majalah Bobo dan Donal Bebek. Adalah pura-pura bermain main petak umpet di dalam rumah sendirian. Adalah main-main di halaman rumah sambil membuat rumah-rumahan di tanah. Melakukan apa saja agar rasa bosan enyah.

Pun saat orang tua di rumah, hampir-hampir tak ada hal bersam yang kami lakukan. Mereka sudah lelah. Saya tahu itu. Maka di malam hari saya lebih banyak menghabiskan waktu untuk membaca (ulang) majalah Bobo atau Donal Bebek. Mengerjakan PR (kalau ada). Nonton tivi. Lalu tidur.

Itulah kenangan saya saat sekolah dasar. Saat balita saya belum bisa mengingat, namun sautau kali saya melihat sebuah foto jadul. Ada gambar saya di sana, dengan ibu yang sibuk bekerja, dan saya disampingnya memegang boneka.

Kini usia saya sudah hampir menginjak kepala tiga. Dan saya tentu bertekad tidak ingin kenangan masa kecil saya itu terulang pada anak-anak.

Saya tidak menyalahkan kedua orang tua. Tidak. Kondisi ekonomi keluarga kami waktu itu memang memaksa mereka untuk lebih sedikit meluangkan waktu untuk anak-anaknya. Sebagian besar waktu mereka habis untuk membiayai keperluan kami. Dan tentu saya sangat berterima kasih.

Namun kini situasinya berbeda. Kondisi ekonomi sudah membaik. Dan tentu saja itu berimbas pada kita semua punya lebih banyak waktu untuk anak-anak.

Dan sebaiknya, mulailah kita meluangkan untuk bermain bersama anak.

Bermain bersama anak punya banyak manfaat. Tak hanya untuk tumbuh kembangnya, tapi juga untuk mendidik karakter anak. Bermain bersama anak tak hanya menyenangkan, tapi orang tua juga bisa mengajarkan dan membimbing anak banyak hal.

Dan yang lebih penting adalah menggoreskan kenangan indah pada anak.  

Kenangan yang akan ia kenang selamanya. Sebuah kenangan yang akan ia ulangi pada anak-anaknya kelak. Yang membuatnya bisa berkata, “Dulu waktu kecil aku bermain bersama Ayah Ibu. Seru. Seru sekali. Sampai kini aku masih mengingatnya dengan jelas.”

Jangan biarkan anak-anak bermain sendirian. Kenapa? Setidaknya ada beberapa alasan.

Pertama, tidak semua permainan itu aman. Ada mainan-mainan yang bisa jadi berbahaya bagi anak. Bisa tertelan. Ayunan yang bisa membuat anak jatuh, misalnya.

Kedua, orang tua bisa tidak tahu mainan favorit anak. Banyak contoh ada sebuah mainan yang sudah usang, orang tua berpikir simpel; membuangnya. Namun ternyata itu mainan kesukaan anak. Alhasil anak malah menangis. Rewel. Mainan baru tak bisa menggatikannya. Atau kadangkala orang tua salah membelikan mainan untuk anak, karena tak tahu mana yang disukai anak dan mana yang tidak.

Ketiga, bahaya negatif permainan. Kalau orang tua tak pernah bermain bersama anak, orang tua bisa jadi tak tahu bahaya negatif permainan. Misalnya saja video game yang mengandung kekerasan, sadis, bullying, dan lainnya.

Keempat, ingatlah bahwa mainan mahal dan bagus tak akan terasa menyenangkan bila dimainkan sendirian. ?

Bermainlah bersama anak. Luangkan waktu dalam satu hari minimal satu jam untuk menemani anak bermain. Jangan sekadar menontonkan video kartun saja pada anak. Tapi betul-betul bermain bersamanya.

Hadirlah sepenuh jiwa dan raga. Hadirlah seutuhnya. Jadilah anak-anak di depan anak.

Jangan biarkan anak bermain sendirian.

Sumber http://tuturma.ma/2016/08/29/jangan-biarkan-anak-bermain-sendirian/

Perlengkapan Bayi | Kursi Bonceng Anak | Kolam Renang Bayi | Baby Beanbag

Artikel Terkait:

Produk terbaru

Rp 120.000
Order Sekarang » SMS : 0815-1483-2773
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangKursi Bonceng Expro Anak Matic Kiddy Karakter Cars
Harga Rp 120.000
Lihat Detail
Rp 75.000
Order Sekarang » SMS : 0815-1483-2773
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangSwimtrainer Planes
Harga Rp 75.000
Lihat Detail
Rp 75.000
Order Sekarang » SMS : 0815-1483-2773
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangSwimtrainer Princess
Harga Rp 75.000
Lihat Detail
Rp 75.000
Order Sekarang » SMS : 0815-1483-2773
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangSwimtrainer Pooh
Harga Rp 75.000
Lihat Detail
Rp 75.000
Order Sekarang » SMS : 0815-1483-2773
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangSwimtrainer Mickey Mouse
Harga Rp 75.000
Lihat Detail
Rp 32.000
Order Sekarang » SMS : 0815-1483-2773
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangSari Bubuk Kedelai & Kacang Hijau Daun Katuk Afis Life Untuk Ibu Menyusui
Harga Rp 32.000
Lihat Detail
Rp 65.000
Order Sekarang » SMS : 0815-1483-2773
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangKreatif Block Isi 136pcs
Harga Rp 65.000
Lihat Detail
Rp 115.000
Order Sekarang » SMS : 0815-1483-2773
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangMainan Bunchems Isi 400pcs
Harga Rp 115.000
Lihat Detail

Informasi

Mainan adalah barang yang tanpa ada garansi dari pabrik, kami selalu mengecek kelengkapan dan test semua fungsi sebelum barang dikirim.
Semua mainan tiupan, pelampung dan kolam,barang tidak dites dan tidak ada garansi kebocoran. kami sarankan utk beli lem utk mengatasi kebocoran.

Rekening Bank

0885556634 Beti Bistiorini
1410011479581 Beti Bistiorini
0219739261 Beti Bistiorini
058301010645509 Beti Bistiorini