Senin - Sabtu 08.00 - 16.30 || Minggu 09.00 - 16.00 || HP/Wa 0813-3450-6424

Membongkar 5 Kesesatan Soal Hamil Saat Menyusui

Saturday, June 17th 2017.

Pekan kemarin saya dan Ammar menghadiri kopdar salah satu komunitas parenting di Jogja. Kami duduk bersebelahan sambil melipat kertas origami yang sengaja saya bawakan untuk Ammar. Melihat saya menggeser posisi duduk sambil mengusap perut, tangannya beralih ke perut saya. Ammar yang ekspresif (dibandingkan Bapaknya) mencium perut saya sekejap. Lantas dia memandang seorang Ibu paruh baya di seberang tempat duduk saya dan bertanya,

Manfaat-Yodium-Bagi-Ibu-Hamil

“Mi, ibu yang itu, di perutnya ada adek bayi juga?”

Oh My, si Ibu melirik dan tertawa sambil menjelaskan bahwa isi perutnya adalah adek bayi berwujud nasi dan makanan lain. Saya pikir kelak ia akan mengerti, bukan hanya adik bayi yang membuat perut seorang Ibu menjadi besar. Melainkan juga kemakmuran, baik secara finansial maupun timbunan lemak.

***

Bukan satu dua kali Ammar mengusap atau mencium perut Ibunya selama kehamilan ini. Kapanpun dia ingat ada adik bayi di perut Ibunya, dia serta merta menunjukkan ekspresi sayangnya. Dia terlihat senang sekali akan menjadi kakak (lagi).

Beda sekali sikap Ammar saat ini dibandingkan dengan saat saya hamil Hira, adiknya yang kini  (baru) berusia 1,5tahun. Saya mengandung Hira dalam kondisi masih menyusui Ammar. Kami berdua sama-sama beradaptasi soal kehamilan itu. Saya mengeluh ala bumil dengan tenaga terbatas beranakan balita laki-laki yang tenaganya tak pernah habis. Ammar mengeluh soal stok asi yang berkurang di malam hari akibat pengaruh kehamilan Hira. Kami sama-sama lelah. Bedanya adalah, saya memahami kondisinya  sementara Ammar belum memahami situasi Ibunya.

Nah, jelang usia 4 tahun ini Ammar mulai mengerti tentang beberapa kata yang kerap kami obrolkan. Soal hamil, adek bayi di perut Umi, ke dokter menengok adek bayi, muntah di pagi hari sampai larangan saya menggendong Hira dengan alasan,

“Kan, ada adek bayi di perutnya Umi. Nanti kalo sakit gimana?”

Yeah, mungkin dia lupa kalo dulu dia tak mau digendong siapapun saat menangis. Tak peduli ibunya hamil besar, maunya Ibu. Tak mau tahu Ibunya lagi nanggung di kamar mandi, maunya Ibu. Saat hamil Hira, Ammar meminta porsi perhatian lebih. Seolah menegaskan, Ibunya tak boleh dibagi. Just for him!

Belajar dari pengalaman hamil saat menyusui dua tahun lalu. Di kehamilan (sambil menyusui pula) kali ini saya akan membongkar 5 kesesatan hamil sambil menyusui atau populer di kalangan mamah muda dengan singkatan NWP, nursing with pregnant.

Pertama, ASI akan basi jika Ibu hamil saat menyusui.

Ini hoax banget ya bu. Tidak ada yang namanya ASI basi selama disusukan langsung ke bayi. Tanpa pengawet buatan, ASI selalu baik dengan suhu menyesuaikan kebutuhan bayi. ASI akan basi jika Ibu tidak menyimpan dengan baik ASI yang diperah.

Kedua, Gizi ASI berkurang jika ibu hamil.

Kandungan gizi ASI pada ibu yang mengkonsumsi daging dan tempe itu sama baikny. Tidak ada asi rasa daging ataupun tempe. Tubuh mengubah setiap makanan yang ibu konsumsi menjadi asi yang sama baiknya bagi keduanya. Kandungan gizi pada ASi ibu hamil tidak berkurang. Yang berkurang adalah kuantitas atau produksi ASI ibu hamil. Terutama di malam hari karena pengaruh hormon kehamilan.

Ketiga, Janin akan kekurangan gizi jika ibu menyusui saat hamil.

Satu-satunya pihak yang paling ‘dirugikan’ saat ibu hamil sambil menyusui adalah si Ibu itu sendiri. Tubuh kita merespon kehamilan dengan menjadikannya prioritas utama untuk dipenuhi kebutuhannya. Yang kedua jadi stok ASI bagi anak yang masih disusui. Yang terakhir dan tersisa barulah masuk ke tubuh Ibunya alias jadi lemak. Nah kan, malah kita terbantu untuk tetap langsing selama hamil dan menyusui Bu. Bukankah ini sesuai keinginan Ibu? Kurus tanpa perlu diet dan menahan lapar.

Keempat, Menyusui membahayakan kondisi janin.

Memang benar, ada beberapa kondisi kehamilan yang tidak disarankan untuk tetap menyusui. Ibu bisa mengkonsultasikan ke dokter kandungan untuk kasus kehamilan tertentu. Misal bagi ibu dengan riwayat keguguran dan kontraksi saat menyusui. Selain itu so far so good selama Ibu sehat dan masih ada hak anak untuk minum ASI hingga usia 2 tahun.

Kelima, Menjadikan kehamilan sebagai alasan menyapih anak.

Jika ibu dan kandungan sehat (merujuk poin ke 4) maka sebaiknya TIDAK menjadikan kehamilan/kehadiran calon adek bayi sebagai alasan menyapih. Dari pengalaman saya menyapih Ammar, alasan ini membuatnya merasa tersaingi dengan kehadiran adek bayi.

Ammar berusia 1,5tahun saat saya hamil Hira. Makin bertambah usia kehamilan sekaligus untuk mencapai target penyapihan di usia 2th, saya kerap mengsoundingkan kalimat semacam ini.

“Udah ya, ASInya buat adek. Ammar kan sudah besar.”

Ammar kecil tentu saja menolak saat itu. Akhirnya Ammar disapih (dengan cara konvensional, yang saya sesali) di usia 2 tahun 2 bulan, sebulan sebelum kelahiran Hira.

Dia memang berhenti minum ASi tapi kami kembali memulai toilet training dari awal. Setelah 3 bulan sukses tanpa diapers di rumah, Ammar justru kerap ngompol di celana. Terutama jika keinginannya tidak terpenuhi.

Dia memang berhenti minum asi, tapi 6 bulan kelahiran awal adiknya, Ammar tetap minta prioritas tidur bersama saya, bukan bersama adiknya.

Dari pengalaman itu, kali ini saya lebih selow saat menyusui sambil hamil. Saya tidak mengsoundingkan apapun soal kapan Hira harus berhenti minum ASi. Bukan apa-apa, perkiraan kelahiran ketiga ini jatuh saat Hira belum genap 2 tahun. Saya justru menyiapkan diri untuk tandem nursing (menyusui dua bayi sekaligus).

Dari kelima tips yang saya tulis di atas, Anda tidak harus bersepakat dengan saya. Setiap ibu dan kehamilannya itu special. Kita tidak bisa menyamaratakan kebutuhan dan perlakuan yang dibutuhkan tiap ibu NWP. Emangnya Ujian Nasional, materi tiap daerah beda, potensinya beda, tapi alat ukurnya dibuat sama. Yo enggak pass tho.

Saya hanya ibu yang berbagi dengan pengalaman 4 kehamilan. Tiga kehamilan saya jalankan sambil menyusui, dua kelahiran yang selamat dan satu keguguran. Maka doakan yang keempat ini Allah antarkan dengan kebaikan dan kemudahan.

Sumber http://tuturma.ma/2016/11/15/membongkar-5-kesesatan-soal-hamil-saat-menyusui/

Perlengkapan Bayi | Kursi Bonceng Anak | Kolam Renang Bayi | Baby Beanbag

Artikel Terkait:

Produk terbaru

Rp 40.000
Order Sekarang » SMS : 0813-3450-6424
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBantal Stang Setang Anak Motor
Harga Rp 40.000
Lihat Detail
Rp 305.000
Order Sekarang » SMS : 0813-3450-6424
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangKolam Renang Bestway Kotak 54005
Harga Rp 305.000
Lihat Detail
Rp 95.000
Order Sekarang » SMS : 0813-3450-6424
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBan/Pelampung Renang Anak Angsa Swan Pink
Harga Rp 95.000
Lihat Detail
Rp 95.000
Order Sekarang » SMS : 0813-3450-6424
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBan/Pelampung Renang Anak Angsa Swan Putih
Harga Rp 95.000
Lihat Detail
Rp 28.000
Order Sekarang » SMS : 0813-3450-6424
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPelampung Tangan Bestway Princess
Harga Rp 28.000
Lihat Detail
Rp 28.000
Order Sekarang » SMS : 0813-3450-6424
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPelampung Tangan Bestway Little Fish Nemo
Harga Rp 28.000
Lihat Detail
Rp 350.000
Order Sekarang » SMS : 0813-3450-6424
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kode54006
Nama BarangKolam Renang Anak Bestway Kotak Biru Sedang 54006
Harga Rp 350.000
Lihat Detail
Rp 410.000
Order Sekarang » SMS : 0813-3450-6424
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangKolam Renang Anak Bestway Kotak Biru Jumbo 3M 54009
Harga Rp 410.000
Lihat Detail

Informasi

Mainan adalah barang yang tanpa ada garansi dari pabrik, kami selalu mengecek kelengkapan dan test semua fungsi sebelum barang dikirim.
Semua mainan tiupan, pelampung dan kolam,barang tidak dites dan tidak ada garansi kebocoran. kami sarankan utk beli lem utk mengatasi kebocoran.

Rekening Bank

0885556634 Beti Bistiorini
1410011479581 Beti Bistiorini
0219739261 Beti Bistiorini
058301010645509 Beti Bistiorini