Senin - Sabtu 08.00 - 16.30 || Minggu 09.00 - 16.00 || HP/Wa 0813-3450-6424

Tips Untuk Menafsirkan Tingkah Anak yang Sulit Dipahami Ibu

Wednesday, June 21st 2017.

Baru saja salam, masih mengenakan mukena, tiba tiba Jundi menghampiri saya. Dia langsung meletakkan bendera merah putih pusakanya ke genggaman saya, kemudian berlari menjauh. Tak berselang lama menoleh  berbalik melihat ke arah saya,  bersegera kembali dan mengambil bendera digenggaman.

lucunya-tingkah-anak-dude-alyssa

“Gini aja…gini aja…!” katanya sambil mencontohkan gerakan melambai lambaikan bendera.

Dia kembali menyerahkan benderanya, setelah memastikan saya benar-benar melambaikan bendera sesuai keinginannya. Kemudian dia berjalan menjauh lagi. Ketika menoleh, saya tersenyum sengaja menggodanya dengan mendiamkan bendera di genggaman.

“Bundaaaa…gini aja..gini aja..!” teriaknya sedikit merengek menggoyang-goyangkan tangannya memberi kode sembari  menghentak hentakkan kaki.

“Baiklah bos kecil…” jawab saya sambil tertawa karena berhasil menggodanya.

Setelah itu dia mengambil ancang-ancang. Berlari bolak-balik, sesekali dia mengelilingi saya sembari berteriak menyanyikan lagu Indonesia Raya. Tentu sesuai versinya.

“Indonesiaaaaa….. tanaaaaahh airrrrku… blaaa… blaaa… “ dengan naik turun nada seenaknya sendiri dan lirik yang entah apa maksudnya.

“Okey, saya akan jadi  suporter yang paling keceh buatmu, Nak,” kata saya.

Kali lain, Jundi merengek rengek dengan bahasa yang belum saya mengerti.

“Penisinta…penisinta…” katanya.

“Maksudnya..? Penisinta apaa ya? Apa penista agama yang saat ini baru ramai? Mau ikut demo penista agama? Atau apa?” pikir saya mencoba memahami.

Jundi merengek di depan saya sembari menenteng bendera merah putih, benda kesayangannya sepanjang masa.

Saya sedikit mengernyitkan dahi, bingung. Kemudian mendekatinya, memegang lembut kedua tangan bocah kecil itu.

“Penisinta apa mas? Mas jundi mau apa? ini?” saya menunjuk bendera yang dibawa Jundi, menebak nebak maksud  dan keinginan si kecil.

Ternyata salah pemirsah, Jundi malah tambah ngamuk “penisinta…penisinta…tetop tetop…!!”

“Oh leptop…”

Saya lega kemudian mengambil laptop yang baru saja saya pakai.

“Mas jundi mau yang mana?” tanya saya sambil membuka folder berisi beberapa video anak anak.

Jundi semakin uring uringan, tangisnya semakin menjadi “bukan…bukan…penisinta penisinta..!”

Tiba-tiba hawa terasa mulai panas, Ya Allah pahamkan saya dengan apa yang dikatakan si kecil ini, batin saya, sambil menghela nafas panjang. Saya berusaha mengingat ingat apa itu “penisinta”, tapi tak berhasil juga.

Tiba-tiba “Ini…ini…penisinta… ini penisinta…” Jundi menunjuk sebuah file, segera saya buka. Begitu melihat isinya, yang punya hajat langsung sumringah, “itu penisinta…penisinta…”

Giliran saya yang melongo…

Masya Allah ternyata yang bikin nyut nyut  ini tho…. Gambar bendera ‘Palestina’, ya bendera yang digandrunginya semenjak kami ajak  mengikuti penggalangan dana untuk saudara di palestina beberapa waktu lalu.

Duh, Nak… mbok ngomong daritadi, eh dia udah ngomong cuma saya aja yang gagal paham.

Nah, ada lagi satu kebiasaan unik anak saya yang lain. Yaitu saat dia ingin minum susu.

“Saya mau su kambing” katanya. Kadang saya tidak langsung merespon. Membiarkannya,

“Saya, sayang…” katanya lagi. Untuk yang ini saya slalu klepek klepek  tidak pernah kuasa  menolak.

“Sini…” ujar saya. Kemudian jundi mendatangi saya mencium pipi kiri kanan dan kening. selepas itu “saya su kambing…” dan pastinya saya tidak bisa menunda. ha..ha.. Masih kecil dah pinter siasat.

Tak berhenti di situ, ritual penting ketika mencampurkan madu ke susu, harus Jundi yang menuangkan ke dalam susu. kalau tidak jangan harap dia akan minum susunya kecuali harus dituangkan ulang madunya oleh tangannya sendiri atau melewati perang dunia ketiga terlebih dahulu.

Dan masih banyak kebiasaan dan prilaku yang lain.

Saya yakin banyak Bunda yang mengalami hal serupa, memiliki anak yang mempunyai  prilaku atau kebiasaan lucu bahkan terkadang aneh menurut kita.  Bahkan mungkin seringkali juga Bunda kesulitan memahami keinginan anak.

Hal itu  tentu menjadi tantangan tersendiri buat para Bunda. Bagaimana seorang Ibu berusaha agar mampu menjadi ibu yang mampu menampung hasrat buah hatinya, bagaimana bunda bisa memposisikan diri agar menjadi teman bermain yang baik dan asyik , dan bagaimana seorang Ibu dipaksa harus memahami kosa kata baru si kecil agar meminimalisir miss komunikasi dan stress yang berkepanjangan.

Ada beberapa tips yang bisa Bunda lakukan.

Pertama, perbanyak interaksi dengan anak.

Anak berkembang sangat cepat, perbendaharaan pengetahuaanya akan terus bertambah, cepat melesat setiap harinya, ibarat gelas masih banyak ruang kosong yang pasti akan terisi, bisa hal positif juga negatif.

Dengan banyak berinteraksi saya bisa menyeleksi dan memahami kebiasaan kebiasaan baru anak. Bunda bisa segera meng-cut  prilaku yang bisa  berpotensi nenjadikan anak memiliki kebiasaan negatif. dan terus memupuk kebiasaan positif. 

Kedua, pahami betul kebiasaan anak.

Tangisan, rengekan sering terjadi bila reaksi saya tidak sesuai dengan harapan anak. dengan memahami kebiasaan anak saya bisa mencari celah agar terhindar dari masalah he..he..

Ketiga, bersabar.

Bersabar adalah kunci  keberhasilan. Pun dalam pendampingan anak. Memahami keinginan anak tidaklah mudah, frekuensi berfikir orang tua dan anak pastilah berbeda, dan sudah tentu orang tualah yang harus bersabar mendampingi, dan  memahami prilaku anak, memunculkan sikap positif hingga akhirnya menemukan titik temu.

Nah, kadang ada kebiasaan unik-unik yang kadang sulit dipahami oleh para ibu. Anak memang memiliki dunianya sendiri, dan dia belum bisa mengikuti “aturan” umum yang berlaku. Dia memandang dunia dengan pandangan yang berbeda dari orang dewasa.

Semoga tips di atas bisa membuat kita lebih mudah untuk memahami tingkah anak, yang unik, kreatif, aneh, nyleneh, dan kadang tidak terduga.

Sumber http://tuturma.ma/2016/11/08/tips-untuk-menafsirkan-tingkah-anak-yang-sulit-dipahami-ibu/

Perlengkapan Bayi | Kursi Bonceng Anak | Kolam Renang Bayi | Baby Beanbag

Artikel Terkait:

Produk terbaru

Rp 100.000
Order Sekarang » SMS : 0813-3450-6424
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangKolam Renang Anak Bestway Fill N Fun 55028
Harga Rp 100.000
Lihat Detail
Rp 135.000
Order Sekarang » SMS : 0813-3450-6424
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangKolam Renang Anak Bestway Tanpa Tiup 55029
Harga Rp 135.000
Lihat Detail
Rp 95.000
Order Sekarang » SMS : 0813-3450-6424
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBan/Pelampung Renang Anak Angsa Swan Pink
Harga Rp 95.000
Lihat Detail
Rp 95.000
Order Sekarang » SMS : 0813-3450-6424
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBan/Pelampung Renang Anak Angsa Swan Putih
Harga Rp 95.000
Lihat Detail
Rp 100.000
Order Sekarang » SMS : 0813-3450-6424
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kode2630
Nama BarangKolam Inflatable Pool Hello Kitty 90 40
Harga Rp 100.000
Lihat Detail
Rp 125.000
Order Sekarang » SMS : 0813-3450-6424
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangKolam Renang Anak & Bayi Pelangi Bestway 51103B 3Ring Uk152
Harga Rp 125.000
Lihat Detail
Rp 95.000
Order Sekarang » SMS : 0813-3450-6424
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangKolam Renang Anak & Bayi Pelangi Bestway 51104B 3Ring Uk102
Harga Rp 95.000
Lihat Detail
Rp 155.000
Order Sekarang » SMS : 0813-3450-6424
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangKolam Renang Anak & Bayi Pelangi Bestway 51117 4Ring Uk157
Harga Rp 155.000
Lihat Detail

Informasi

Mainan adalah barang yang tanpa ada garansi dari pabrik, kami selalu mengecek kelengkapan dan test semua fungsi sebelum barang dikirim.
Semua mainan tiupan, pelampung dan kolam,barang tidak dites dan tidak ada garansi kebocoran. kami sarankan utk beli lem utk mengatasi kebocoran.

Rekening Bank

0885556634 Beti Bistiorini
1410011479581 Beti Bistiorini
0219739261 Beti Bistiorini
058301010645509 Beti Bistiorini